Kromannashley39's website

Our website

03
Ma
Tutorial Analisa Prediksi Dalam Pertandingan Bola
03.05.2018 01:36


Saat menonton pertandingan sepakbola di layar sebelah hadapan kita sering disajikan aksi tebak skor yang dikerjakan para empu. Walau memikat, saya bukan percaya tumbuk skor merupakan sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu tidak perlu dianggap serius karena tidak ada pendek logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu pertandingan.

Eksentrik dengan mereka siapa menyunggi yang mau menang -- atau jika pertandingan dengan berakhir secara seri. Menebak seperti itu lumrah saja dilakukan, walau di akhirnya globe itu buntar sehingga pemimpin pun terkadang kali salah diprediksi. Kenapa? Karena terdapat tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini aku akan kirimkan beberapa trik membuat prediksi yang masuk. Bukan bermanfaat saya selamanya benar di memprediksi 1 buah pertandingan. Pasti lah tidak, walaupun dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran antisipasi yang sempurna tinggi: pukul rata 3 daripada 4 dugaan saya setara kenyataan.

Dua bulan pra terjadi, beta memprediksi bakal terjadi All German kesimpulan di Liga Champions. Dalam final, termasuk di depan beribu-ribu warga Surabaya yang memenuhi sebuah kalender nonton membarengkan, saya menjangka Bayern Munich akan mengontrol Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben serupa penentu kemenangan. http://888bola.net/ Sebelum tersebut saya pula meyakini jika Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Terakhir, saya memperkirakan Belanda mau mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin beta tekankan disini adalah; perkiraan bisa sahih bisa salah, tapi yang penting satu buah prediksi mutlak harus memiliki dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang betul maka faktor keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak dapat diprediksi berdasar pada 100%, malahan prediksi menyerempet skor akhir. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi meningkat tajam.

Aku ajak Engkau untuk menelaah beberapa bayangan terakhir hamba guna menceritakan beberapa prinsip penting yang saya serius akan berguna bagi Kamu saat mencoba memprediksi festival.

Di antara dugaan yang beta sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali hal mistar gawang Atletico]. Walau demikian ada logika di belakang dugaan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Media masa mengutuskan ketidakrukunan tokoh Madrid beserta pelatihnya, Jose Mourinho, dan bahkan ketidakrukunan di antara pemain sendiri.

Dari media langka saya menelan kabar kalau Ronaldo serta Mourinho juga tidak cocok (berita menyerempet hal itu baru terserondok di Nusantara beberapa zaman lalu). Sebagai pelatih aku paham betul arti kesentosaan tim dalam dan dalam luar lapangan dan dampaknya bagi prestasi tim. Sesuatu ini disematkan faktor Falcao yang pada itu on fire, yang memproduksi saya deging memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips dugaan 1: Pertimbangkan suasana di tim, paling utama saat satu buah turnamen berlangsung di mana pemain mesti terus simpatik tanpa bisa menghindari rekan-rekannya.

Tip antisipasi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat perbandingan cup, kemonceran striker begitu menentukan. Saat pertandingan perkongsian kualitas zaman panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segenap elemen tim lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau keuletan keseluruhan menjimbit juga pantas dipertimbangkan.

Saat memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Nusantara saya menjaga hati nurani. Secara subjektif hamba membela Indonesia tentunya. Namun, saat memakai kacamata bertato objektivitas, aku semua tetap setuju bahwa Belanda senggang di atas Indonesia. Dan lalu mengapa bukan memprediksi skor akhir yang lebih transparan? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat tetapi Indonesia dengan bermain padat gairah, sehingga akan siap mereduksi perlawanan kualitas. Oleh sebab itu, skor tipis atau buntal bisa saja diprediksi beserta sound logic -- namun kebenaran skor akhir yang spesifik, yaitu 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips prediksi 3: Hindari membela satu tim tatkala membuat antisipasi. Kita larat selalu berharap tim mahkota kita menang, tapi tatkala membuat perkiraan tentu logika harus diutamakan di buat fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat mengatakan di satu media perihal tentang persamaan-persamaan final Perkongsian Champions tahun ini beserta tahun 1997 saat Dortmund menjadi sarjana terakhir kali. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi kelebihan Dortmund berlandaskan fakta-fakta ini. Mereka terbalik bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan kadang benar adanya, namun bukan memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan final Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah keaslian dengan fenomena yang lain adalah salah satu kaca dari sekian banyak macam fallacy of logic.

Trik prediksi 4: Jangan terperosok para pewarta yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan terampil menjadi mintakat membuat 1 buah prediksi pertentangan.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan jurang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan terlintas bertahun-tahun kincit. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang impresif saat menjaga Bayern, penuh yang lantas menilai BVB akan dapat mengalahkan Bayern di final Eropa. Sesuatu ini jahat. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik dahulu musim pun tidak sanggup dengan begitu saja menjadi tonggak. Perkembangan kedua tim sejak pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips antisipasi 5: Manfaatkan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Anda pada statistik pertandingan rumpang kedua tim yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini aja.

Karena bayangan saya terkadang saya tampilkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak mohon saya menenung berbagai perbandingan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau beta tolak secara alasan luka paham hal kekuatan ke-2 tim. Alasan saya berikut senafas dengan tips dugaan berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat perkiraan tanpa dilatar belakangi data dan wawasan yang elok mengenai menyunggi atau persatuan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi mengenai MU vs Chelsea. Aku mustahil sebagai pakar tentang semua perhubungan yang tersedia. Akui sekadar.

Tips antisipasi 7: Aku juga bukan seharusnya menenung setiap festival. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua kru menurut Dikau 50-50. Pada waktu sudah amat tahan pribadi, hindari memaksakan diri membuat prediksi. Beserta demikian prosentase kejituan bayangan anda dengan meningkat.

Sedang banyak proporsi lainnya yang bisa dan patut dipakai dalam menghasilkan sebuah dugaan yang berkelas. Karena keterbatasan tempat saya berhenti datang di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas gak melulu ditentukan oleh kesahan prediksi tersebut. Sebuah prediksi yang berkelas, baik benar maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau poin analisa yang ada dalam belakangnya.

Comments


Free website powered by Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!