Kromannashley39's website

Our website

03
Fe
Inilah Langkah Mengadakan Aqiqah Secara Agama Islam
03.02.2017 05:49


Aqiqah itu menandakan memutus serta melubangi, dan ada pun yang menyebarkan bahwa akikah adalah seri bagi fauna yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, serta dikatakan juga bahwa akikah merupakan serabut yang untuk si bayi ketika lahir. Adapun maknanya secara syari’at adalah satwa yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk bujang yang pertama lahir. Perancang kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah ataupun Al-'Iqqah memiliki arti adalah rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik oknum atau satwa. Dinamai lagi daripadanya satwa yang disembelih untuk budak yang mutakhir lahir dalam hari keseminggunya.

1. Kecil Hukumnya
Aqiqah hukumnya ialah sunnah muakkad, sekalipun pengampu dalam bentuk sulit. Aqiqah dilakukan per Rasulullah saw. dan getah perca sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru menyembul.

1. Rasulullah saw saw. berfirman:
“Setiap budak tergadai beserta aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Rumpun Majah no. 3165 dan sebagainya dari sekutu Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini di dalam kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan menyampaikan:
Bahwa Nabi saw. meng-aqiqahkan Hasan dan Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. & dari Salman bin Kepala Ash-Dhabiey, bahwa Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, dan hilangkanlah daripadanya kotoran & najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Setiap anak bertepatan aqiqahnya, jadi sembelihlah satwa dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Abu Daud
Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan meronce agar beraqiqah dua ekor kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk momongan laki-laki & seekor kibas untuk bocah perempuan.

6. Hadits tambo Malik serta Ahmad
Fatimah Binti Nabi SAW (setelah melahirkan Rancak dan Husain) mencukur rambut Hasan dan Husain kemudian ia bersedekah dengan perak seberat timpalan rambutnya.

7. http://dapoeraqiqah.com/aqiqah-bandung/ Hadits babad Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah mengenai anaknya patut dilakukan aqiqah untuk anak laki-laki dua kontrol kambing yang sama umurnya dan untuk anak perempuan seekor kambing.

2. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki dan Anak Cewek
Yang afdhal untuk bani disembelihkan dua ekor kambing/domba yang seolah-olah dan umurnya bersamaan. Serta untuk keturunan perempuan 1 ekor.
Dari Ummu Karz Al-Ka'biyah berkata: Aku pernah mendengar Nabi saw. bertitah:

" Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang seiras, dan untuk anak dara satu kontrol. " Dan dibolehkan satu ekor sedia untuk bani. Rasulullawh saw. pernah melakukan yang demikian untuk Laksmi dan Husain r. a., seperti pada hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah asalkan salah seorang diantara kami mempunyai bani, ia memotong kambing serta melumuri kepalanya dengan sundut kambing ini. Maka sesudah Allah menghadirkan islam, kami menyembelih kibas, mencukur ataupun menggundul penyelenggara si budak dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan tentang sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Putri Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang manusia pada sekiranya jahiliyah bila mereka beraqiqah untuk seorang bayi, itu melumuri kapas dengan sundut aqiqah, kemudian ketika membabat rambut si bayi tersebut melumurkan di dalam kepalanya’. Oleh sebab itu Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah tersebut dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Waktu Penyembelihan

1. Jika mengizinkan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Bila tidak, oleh karena itu pada hari ke-14. Meski yang demikian masih gak memungkinkan, maka pada hari ke-21 daripada hari kelahirannya. Jika tetap tidak mengizinkan maka saat kapan saja. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, serta pada hari ke-empatbelas, dan pada hari kedua persepuluhan satu. "
Rangkaian Selanjutnya:
- Melepaskan anak sebutan
- Menyikat rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Mengenai syarat hewan kambing yang dapat jadi aqiqoh itu sama dengan syarat fauna qurban (kurban) sbb:
- Kambing: tertib berusia 1 (satu) tahun dan merembes usia (dua) tahun.
- Domba: baik berusia 6 (enam) tarikh dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak mahir ada warga badan satwa yang keburukan.
- Dagingnya tidak mampu dijual.

4. Bersamaan Renggangan Qurban dan Aqiqah.
Daripada sini terbit pertanyaan, yaitu bolehkah mengikat niat aqiqah dan persembahan? Bila sesuatu itu diperbolehkan apakah dengan otomatis persembahan yang dikerjakan sekaligus mampu menggugurkan panggilan akikah? Hal hal berikut ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan tersebut bisa sekaligus diniatkan aqiqah dan meruntuhkan anjurannya. Penjelasan ini merupakan opsi yang disampaikan sambil Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari mimbar tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Pelerai demam Sirin, & Qatadah, sepakat dengan amatan ini. Tersebut berargumentasi, intisari kedua kebiasaan sama, adalah mendekatkan pribadi kepada Sang pencipta swt. menjalani sembelihan satwa. Keduanya sanggup saling melengkapi dan menimbun. Kasus hukumnya sama tatkala shalat tentu di Langgar disertai secara niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, mengalokasikan opsi ini.

Kedua ibadah itu tidak boleh disatukan dan gak bisa menyabot salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat tersebut disampaikan oleh Mazhab Maliki, Syafi’i, & salah satu sejarah Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki tumpuan yang eksentrik. Maka itu, satu bertumpu lain bukan boleh digabung. Latar belakang dan motif papar kesunnahan ke-2 ibadah tersebut pun berseteru. Jadi, redup tepat disatukan. Misalnya, denda yang formal di haji tamattu' serta denda yang berlaku di dalam fidyah.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!